Sabtu, 28 September 2013

La Tahzan yang bikin galauuuu

Berawal dari ajakan tetangga kamar kos yang secara serba mendaadak ngajakin nonton Pacific Rim, baiklah karena kondisi kostn yang sudah agak sepi ditinggal mudik para penghuninya dan yang masih bertahan bisa diitung pake jari karena alasan itu akhirnya aku mengiyakan ajakan adek kosku yang punya suara unik itu. Karena mendadak akhirnya kita nonton di XII aja yang deket sama kostn dan sumpah itu ke dua kalinya nonton pelem di bioskop di tempat yang paling ga PW setelah nonton jaman pelem My Heart, udah antri lumayan panjang n cuma dapet sisa'an tempat duduk, jamnya udah malem pula, ga cuma sampe disitu mesti pake kaca mata tambahan so jadinya pake double kaca mata duduk di baris agak depan paling pojok lengkap sudah bikin efek mata n kepala cenat cenut tapi oklah pelemnya oke punya untuk ukuran pelem barat mah.
Pas makan tengah malam di Mie Jakarta kelar nonton ngobrol2 deh bareng Nia adek kosku sambil ngebahas pelem yang barusan kita tonton dan walhasil merembet ke pelem La Tahzan, hahahaaaaa ternyata Nia juga pengen nonton La Tahzan, akhirnya kita berdua memutuskan buat nonton La Tahzan ke esokan harinya.
Waktu yang dinanti nati akhirnya tiba, lampu bioskop dimatikan acara nontonpun dimulai :)
Date 1 Yamada & Viona
La Tahzan menceritakan kisah cinta segi tiga antara dua orang pemuda yang bernama Yamada dan Hasan dengan seorang gadis yang bernama Viona. Yamada (Joe Taslim) seorang pemuda Jepang yang baik yang ternyata mempunyai darah Indonesia dari ibunya,Yamada berprofesi sebagai seorang fotografer lepas, dan pandai berbahasa Indonesia. Sedangkan Hasan (Ario Bayu) adalah sahabat Viona, seorang pemuda pekerja keras yang menjadi tulang punggung keluarganya, Viona (Atiqah Hasiholan) seorang gadis sederhana yang mencoba datang ke Jepang untuk program belajar sambil arubaito (belajar sambil bekerja).
Pertemuan pertama Yamada diawali dengan sebuah kecelakaan kecil saat mereka berdua tidak sengaja saling menabrak sampai2 Viona jatuh dari sepedanya, dan tanpa sengaja mengucapkan bahasa indonesia, tentunya membuat Yamada tahu kalo Viona dari Indonesia, trus akhirnya kenalan n singkatnya Yamada datang ke tempat kerja Viona, hubungan mereka berdua pun berlanjut jadi jalan2 bareng keliling Jepang, hingga suatu waktu Viona menanyakan sebuah alamat ke Yamada dan menceritakan kalo sebenarnya Viona sedang mencari temannya ya ng bernama Hasan yang saat ini bekerja di Jepang, sebelum Viona pergi ke Jepang ibunya Hasan meminta tolong ke Viona untuk mencari Hasan yang udah lama banget hilang kontak dengan keluarganya. Dengan bantuan Yamada akhirnya Viona berhasil menemukan Hasan, tapi sayangnya Hasan malah kabur saat melihat lebih dulu ke arah Viona, dan ternyata selama ini Hasan bekerja di Jepang secara Ilegal, Hasan terpaksa melarikan diri karena terlilt banyak hutang untuk membiayai pengobatan ibunya yang sakit. Sebenarnya Hasan dan Viona ini saling mencintai, hanya saja tidak pernah ada kesempatan untuk mengutarakan perasaan masing2. Masalah mulai muncul ketika Yamada mengutarakan keinginannya untuk menikah dengan Viona, saat itu Viona mengatakan kalo ia tidak bisa bersat dengan Yamada karena adanya perbedaan agama. Ehmmmmmm paling suka pas adegan saat Yamada bilang ke Viona lewat telp "Ajari aku Islam, bantu dan bimbing aku buat masuk agamamu" wuaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhh bikin leleeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeh hahahaahahhahahaaaaaa
So Cool 
Yamada saat berada di dalam Masjid
Viona mulai membantu Yamada untuk lebih mengenal agama Islam itu seperti apa dengan mendatangi salah satu masjid  dan berkonsultasi dengan pemuka agama di masjid tersebut. Dari masjid itulah Yamada mendapatkan buku2 tentang Islam dan mulai membaca dan mempraktekannya di rumah, ada adegan yang cute abissss deeeh, ya aku dan Nia sepakat satu suara sama mengatakan kalo adegan ini bikin kita berdua ga tahaaaaaaaaaaaan banget n sampe teriak2 di bioskop hahahaaaaa, adegan itu adalah saat Yamada memakai kopiah ala topi RnB gitu hahahaa miring2 ga jelas makenya trus dibenerin sama Viona nah pas tangan Viona ngebetulin kopiah ini nih, sumpah muka asia Joe Taslim dengan mata sipit n senyum manis sukses banget bikin aku sama Nia teriak n gerak2 ga jelas di kursi bioskop hahahaaaaaaaaaa. Fokus, fokus, fokus Mel balik lagi ke jalan cerita. 
Adegan ini nih yang bikin ga Fokus hehehe
Puncaknya saat Yamada akan mengucapkan kalimat syahadat untuk masuk Islam, Yamada membuat pengakuan ke Viona kalo ia merasa keinginannya untuk masuk Islam bukan dari dalam hatinya, tapi hanya sebagai alasan untuk menikahi Viona, di sisi lain Hasan yang penuh dengan tanda tanya tiba2 mendatangi Viona dan menjelaskan semuanya tentang perasaannya, alasan dia menghilang, sebab dia tidak bisa menemui Viona. Ehmmm semua itu membuat Viona semakin bingung, jadi siapalah yang akan dipilih oleh Viona?? apakah Viona memilih untuk tetap menikah dengan Yamada walaupun mereka berdua berbeda agama, atau kembali kepada Hasan setelah mendengar jawaban2 Hasan atas segala pertanyaan di hati Viona. Aaaaaaaaah yang jelas endingnya membuatku mengatakan WHY???? kenapa ????? kenapaa??? dan kenapaaaaaaaaaaaaa???????? sampe efeknya jadi galau karena ga rela sama endingnya, semuanya diluar dari prediksiku T_T

Tidak ada komentar:

Posting Komentar